“Mengenal Lebih Dekat UMKM ChaCha Mentari Batik” Asal Bengkulu

NAIK BANGUN

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu ZoomNews

Di tengah berkembangnya industri kreatif berbasis budaya lokal, hadir berbagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berperan penting dalam menjaga sekaligus memasarkan warisan tradisional. Salah satunya adalah ChaCha Mentari Batik, sebuah usaha yang mempromosikan dan menjual Batik Kaganga Bengkulu.

“Batik Kaganga merupakan batik khas dari Wilayah Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Nama “Kaganga” berasal dari aksara tradisional masyarakat Rejang yang dahulu digunakan untuk menulis naskah adat, hukum, dan sastra masyarakat Rejang. Aksara kaganga inilah yang menjadi inspirasi utama dalam motif batik ini. Dengan mengangkat unsur budaya lokal sebagai elemen visual, Batik Kaganga bukan hanya sekadar kain melainkan simbol identitas daerah.

“Batik ChaCha Mentari memiliki sejumlah keunikan yang membedakan dari batik daerah lain di Indonesia.

1. Motif Aksara Tradisional Ciri paling menonjol dari Batik ChaCha Mentari adalah penggunaan aksara kaganga dalam desainnya. Aksara tradisional tersebut disusun menjadi pola artistik yang sarat makna filosofis, melambangkan kearifan lokal dan kebanggaan masyarakat Rejang.

2. Perpaduan Unsur Alam Selain aksara, motif Batik ChaCha Mentari sering dipadukan dengan unsur flora khas Bengkulu, seperti bunga rafflesia Arnoldi, dan bunga kibut, cengkeh, kopi, cerano, serta ikan mas. Kombinasi ini menghasilkan desain yang unik dan berbeda dari batik daerah lain.

3. Teknik Pembuatan Tradisional Batik ChaCha Mentari umumnya dibuat dengan teknik tulis menggunakan canting dan malam (lilin batik). Proses ini membutuhkan ketelitian, dan waktu yang tidak singkat, sehingga setiap lembarnya memiliki karakter unik. Walaupun tersedia versi cap, namun tetap dikombinasikan dengan teknik tulis.

4. Warna dan Inovasi Modern Batik ChaCha Mentari menghadirkan inovasi berbagai pilihan warna dan desain yang fleksibel, sehingga batik dapat digunakan dalam berbagai kesempatan, baik acara formal maupun informal.

“UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha maupun masyarakat disekitarnya. UMKM membantu pelaku usaha meningkatkan taraf hidup keluarga, lebih mandiri secara finansial, mengembangkan kreativitas, meningkatkan produktivitas, meningkatkan kepercayaan diri dan status sosial. Adapun dampak UMKM Batik ChaCha Mentari terhadap perekonomian sekitar adalah :

1. Peningkatkan Pendapatan Pengrajin Lokal Permintaan terhadap Batik ChaCha Mentari mendorong peningkatan produksi oleh pengrajin lokal. Semakin banyak pesanan yang masuk, semakin besar pula peluang pendapatan yang diperoleh pengrajin dan pekerja batik di daerah tersebut.

2. Membuka Lapangan Pekerjaan Industri batik tahapan. melibatkan banyak Mulai pencantingan, dari pewarnaan, desain, hingga pemasaran. Dengan berkembangnya usaha seperti Batik ChaCha Mentari, membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar khususnya ibu rumah tangga dan generasi muda.

3. Mendorong Pertumbuhan UMKM Batik ChaCha Mentari menjadi bagian sektor ekonomi kreatif yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan daerah. Dukungan promosi melalui media sosial dan pameran UMKM memperluas pasar hingga ke luar Bengkulu.

4. Penguatan Identitas dan Pariwisata Daerah Keberadaan Batik ChaCha Mentari turut memperkuat citra Rejang Lebong sebagai daerah yang kaya budaya. Wisatawan yang berkunjung ke Rejang Lebong bisa menjadikan batik ini sehingga sebagai oleh-oleh khas, sektor pariwisata perdagangan lokal ikut terdorong.

“Dengan mengangkat motif aksara Kaganga, dan unsur budaya lokal sebagai elemen visual, UMKM Batik ChaCha Mentari tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha, akan tetapi sebagai pelestari budaya Bengkulu. Keberadaannya memberikan dampak Positif bagi perekonomian msyarakat sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Add; (Korem041/GE)                                              Publisher; N,Bangun

Berita Terkait

Jalan Antara Desa Laukidupen Dengan Laulingga Longsor, Lumpuh Total Tak Kunjung Dievakuasi: Warga Desak Pemkab Karo Turunkan Alat Berat
Cegah Gesekan Sosial, Babinsa Koramil 03/Parongil Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat
Antisipasi Kerawanan saat May Day, Koramil 06/Kerajaan Bersama Polsek Sukarame Sisir Titik Vital di Wilayah Kecamatan Kerajaan
May Day 2026 di Salak Tetap Kondusif, Patroli Gabungan TNI-Polri Sisir Titik Rawan Sejak Pagi
Babinsa Kalijaga Bersama Bhinmas Laksanakan Patroli Cegah Kenakalan Pelajar
Ngopi di Pos Piket, Babinsa Jadikan Momen Silaturahmi Sarana Deteksi Dini
Ngopi Bareng Babinsa, Warga Tanjung Mulia Ungkap Harapan Besar untuk Ekonomi Desa
Bukan Sekadar Ngopi, Ini Cara Babinsa 03/Parongil Perkuat Silaturahmi Warga

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:37 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Upacara Penghargaan Personel, Teguhkan Semangat Prestasi dan Kerendahan Hati

Senin, 4 Mei 2026 - 15:04 WIB

Kasat Intel Polres Gayo Lues Raih Penghargaan Bea Cukai Aceh atas Komitmen Berantas Ladang Ganja

Senin, 4 Mei 2026 - 14:51 WIB

Dari Duka Menjadi Harapan: IDI Gayo Lues Apresiasi Ketulusan Penegak Hukum

Senin, 4 Mei 2026 - 12:31 WIB

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Tuai Apresiasi, Ungkap Kasus Tragis dengan Dedikasi dan Ketegasan

Senin, 4 Mei 2026 - 12:05 WIB

IDI Gayo Lues Sampaikan Apresiasi, Kapolres Dinilai Sigap Ungkap Kasus Tragis

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:14 WIB

Kapolres Gayo Lues dan Kasat Resnarkoba serta Tim Polres Gayo Lues Terima Penghargaan dari Ditjen Bea dan Cukai Aceh

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:44 WIB

Kasat Narkoba Polres Gayo Lues Terima Penghargaan, Bukti Nyata Komitmen Berantas Narkotika di Aceh

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:38 WIB

Kapolres Gayo Lues Raih Penghargaan Bergengsi, Bukti Kepemimpinan Tegas Berantas Narkotika

Berita Terbaru