
sumber photo: dokumen pribadi orang tua Mirza.
Zoom news Gayo Lues — Senyum bangga terpancar dari wajah seorang pelajar muda bernama Mirza Aska Yafik. Di tangannya tergenggam sebuah piala dan sertifikat juara lomba fotografi, bukti nyata dari kerja keras, ketekunan, dan semangat yang tak pernah padam.
Mirza, yang merupakan putra dari pasangan Santosa Abadi dan Sri Wahyuni, adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Ia saat ini menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues. Di balik kesederhanaannya, tersimpan mimpi besar yang perlahan mulai terwujud.
Prestasi yang diraih Mirza bukanlah hasil instan. Ia harus melewati proses panjang, belajar memahami seni menangkap momen, serta berlatih dengan keterbatasan yang ada. Namun justru dari keterbatasan itulah, lahir ketajaman rasa dan sudut pandang yang unik dalam setiap karya yang ia hasilkan.
Keberhasilannya meraih juara dalam lomba fotografi ini menjadi langkah awal menuju tantangan yang lebih besar. Mirza akan melanjutkan perjuangannya ke tingkat provinsi, membawa harapan tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarga, sekolah, dan tanah kelahirannya, Gayo Lues.
Kisah Mirza adalah cerminan bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari tempat yang sederhana. Dengan dukungan keluarga dan semangat pantang menyerah, seorang anak daerah mampu berdiri sejajar, bahkan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan saya,” seolah menjadi pesan yang tersirat dari senyum Mirza.
Semoga langkah Mirza ke depan semakin kuat dan penuh keberhasilan. Dari Gayo Lues, untuk prestasi yang lebih gemilang di masa depan.(Amin lingga)
















