
sumber photo: dokumen pribadi Rudianto ariga admin Bupati Gayo Lues,
Zoom news Gayo Lues — Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues kembali menerima kabar baik di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor. Bantuan kemanusiaan sebesar Rp1 miliar disalurkan melalui Korpri Jawa Tengah kepada Korpri Aceh, yang kemudian diteruskan hingga ke Kabupaten Gayo Lues.
Bantuan tersebut diserahkan pada Kamis, 23 April 2026, bertepatan dengan rangkaian kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, ke Provinsi Aceh.
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, yang saat itu berada di Banda Aceh, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan kemanusiaan, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat hubungan antar daerah.
“Intinya adalah penguatan kerja sama antar daerah yang dirangkaikan dengan penandatanganan naskah kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” ujar Bupati melalui pesan WhatsApp.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerja sama tersebut juga melibatkan Kabupaten Klaten dengan Kabupaten Gayo Lues. Kesepakatan yang terjalin mencakup pengembangan potensi unggulan daerah yang diarahkan untuk menciptakan keserasian pembangunan, optimalisasi pemanfaatan sumber daya, serta peningkatan nilai ekonomi produk lokal.
Ruang lingkup kerja sama meliputi berbagai sektor strategis, seperti pariwisata dan budaya, perindustrian dan UMKM, hingga pertanian dan perkebunan. Implementasi kerja sama ini nantinya akan ditindaklanjuti melalui perjanjian teknis oleh perangkat daerah terkait sesuai ketentuan yang berlaku.
Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama resmi antara Pemerintah Kabupaten Klaten dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, menandai babak baru kolaborasi lintas daerah.
“Alhamdulillah, Kabupaten Gayo Lues turut menerima bantuan sebesar Rp1 miliar dari Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Korpri Jawa Tengah,” tambah Bupati.
Kegiatan ditutup dengan pertukaran plakat dan cinderamata sebagai simbol eratnya hubungan dan komitmen bersama dalam membangun daerah secara berkelanjutan.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas antar daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.(Amin lingga).
















