
sumber photo: dokumen pribadi tgk Ahmad Zaini.
Zoom news Gayo Lues – Kabar baik datang bagi dunia pendidikan keagamaan di Indonesia. Pemerintah secara resmi menghadirkan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026 tentang Susunan Organisasi Kementerian Agama.
Kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren ini disambut dengan penuh rasa syukur dan harapan oleh berbagai kalangan, khususnya para pengelola dan pimpinan pondok pesantren di seluruh Indonesia.
Salah satunya datang dari Tgk. Ahmad Zaini, S.Pd.I, SH, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Bunayya, Gayo Lues, Aceh. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar terhadap lembaga baru tersebut.
“Ini adalah langkah maju yang sangat strategis dalam memperkuat peran pesantren sebagai pilar pendidikan dan pembinaan umat. Kami berharap ke depan perhatian pemerintah terhadap pesantren semakin meningkat, baik dari sisi pembinaan, fasilitas, maupun kesejahteraan,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan Direktorat Jenderal Pesantren menjadi bukti nyata komitmen negara dalam mengakui dan memperkuat kontribusi pesantren dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
Dengan terbentuknya direktorat ini, diharapkan pesantren tidak hanya berkembang sebagai lembaga pendidikan tradisional, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang unggul di era modern.
Langkah ini sekaligus menjadi momentum penting dalam mendorong kemajuan pendidikan Islam di Indonesia menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan.(Amin lingga )
















