Gayo Lues zoom news– Setelah melalui rangkaian sidang dan proses pemilihan yang penuh semangat kebersamaan, Musyawarah Cabang (Muscab) III Muhammadiyah Kecamatan Blangkejeren periode 2026–2031 akhirnya menetapkan Arsan Konadi sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Blangkejeren.
Dalam forum yang berlangsung khidmat dan demokratis tersebut, Arsan Konadi terpilih melalui sistem voting (pemungutan suara), mengungguli kandidat lainnya. Sementara itu, Paisal Fadli dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris, dan Ismail terpilih sebagai Bendahara untuk periode lima tahun ke depan.
Muscab III ini turut dihadiri oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gayo Lues, Sekretaris PDM Gayo Lues, tokoh pemuda, perwakilan Aisyiyah, serta sejumlah undangan lainnya. Kehadiran para tokoh daerah tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara Muhammadiyah dan unsur pemerintahan maupun elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan PDM Gayo Lues menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Muscab dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat membawa Muhammadiyah Blangkejeren semakin progresif dalam dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Arsan Konadi dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh peserta muscab. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas internal, mendorong program-program strategis, serta memperluas peran Muhammadiyah di tengah masyarakat.
“Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan bersama. Mari kita bersatu membangun Muhammadiyah Blangkejeren yang lebih maju, berkemajuan, dan memberi manfaat luas bagi umat,” ujarnya.
Proses pemilihan dengan sistem voting berjalan lancar dan transparan, mencerminkan nilai-nilai demokrasi yang selama ini dijunjung tinggi dalam tradisi organisasi Muhammadiyah.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru periode 2026–2031, diharapkan Muhammadiyah Blangkejeren dapat semakin aktif dalam berbagai program dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Kabupaten Gayo Lues yang religius dan berkemajuan.(Amin lingga).
















