
sumber photo: aman julis
Zoom news Gayo Lues – Asa baru mulai menyala di tengah warga yang terdampak bencana. Pendor Kabupaten Gayo Lues terus menunjukkan komitmen dan kepedulian nyata dengan menggenjot pembangunan Hunian Sementara (Huntara) yang ditargetkan sudah dapat difungsikan pada bulan suci Ramadhan tahun ini.
Di tengah keterbatasan dan rasa kehilangan yang masih dirasakan masyarakat, percepatan pembangunan Huntara menjadi secercah harapan bagi para korban untuk kembali merasakan hangatnya kebersamaan keluarga. Bulan Ramadhan yang identik dengan ketenangan, ibadah, dan kebersamaan diharapkan dapat dilalui warga dalam kondisi yang lebih layak dan manusiawi.
Pendor Gayo Lues bersama seluruh pihak terkait bekerja tanpa mengenal lelah. Siang dan malam, proses pembangunan terus dikebut demi memastikan Huntara dapat segera ditempati. Upaya ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga wujud kepedulian moral dan kemanusiaan kepada masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari ujian berat.
“Target kami jelas, masyarakat harus sudah bisa menempati Huntara pada bulan Ramadhan. Kami ingin mereka menjalani ibadah dengan lebih tenang, aman, dan nyaman,” ungkap Ali Sadikin salah satu Pendor Gayo Lues
Bagi para warga, Huntara bukan hanya tempat berlindung, melainkan simbol harapan untuk memulai kembali kehidupan. Di tempat sederhana itulah doa-doa akan dipanjatkan, sahur dan berbuka dijalani bersama, serta harapan masa depan dirangkai kembali.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian semua pihak, masyarakat Gayo Lues berharap pembangunan Huntara ini menjadi langkah awal menuju pemulihan yang lebih baik. Ramadhan tahun ini diharapkan bukan lagi diiringi kecemasan, melainkan penuh rasa syukur, ketabahan, dan harapan baru.(Amin lingga).
















