
sumber photo: Komandan Kompi Zeni Yonif TP 855/Raksaka Dharma, Kapten Czi Rizki.
Zoom news Gayo Lues — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak musibah kembali ditunjukkan oleh Yonif TP 855/Raksaka Dharma. Pasca bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues, satuan ini bergerak cepat melaksanakan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Pembangunan Huntara tersebut dipusatkan di Desa Kuning Kurnia, Kecamatan Pantan Cuaca, dengan sasaran sebanyak 80 Kepala Keluarga (KK). Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat yang sedang dilanda duka dan kesulitan pascabencana.
Komandan Kompi Zeni Yonif TP 855/Raksaka Dharma, Kapten Czi Rizki, menyampaikan bahwa pembangunan Huntara dilakukan agar masyarakat dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak dan aman. “Kami mengupayakan agar warga bisa menempati Huntara ini pada bulan Ramadhan, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk,” ujarnya.
Sebanyak 30 Prajurit Zeni Yonif TP 855/Raksaka Dharma diterjunkan langsung ke lokasi. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, para prajurit bekerja bahu-membahu, menghadapi medan yang tidak mudah akibat sisa lumpur dan akses yang terbatas pascabanjir dan longsor.
Kehadiran Huntara ini diharapkan dapat menjadi titik awal pemulihan kehidupan warga, sekaligus menguatkan kembali harapan bagi para korban bencana. Aksi kemanusiaan yang dilakukan Prajurit Zeni Yonif TP 855/Raksaka Dharma ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, yang merasa tidak sendiri menghadapi masa sulit.
Melalui langkah cepat dan penuh kepedulian ini, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu rakyat, khususnya saat masyarakat membutuhkan uluran tangan di tengah bencana.(Amin lingga).
















