
Zoom news Gayo Lues— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikjar) Kabupaten Gayo Lues resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor: 421/17/II.1/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Surat edaran ini mengatur jadwal libur sekolah sekaligus pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama bulan suci Ramadan.
Dalam surat tersebut disebutkan, peserta didik akan mendapatkan libur awal Ramadhan pada tanggal 18 dan 21 Februari 2026 guna mempersiapkan diri menyambut ibadah puasa. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah bijak untuk memberikan ruang adaptasi bagi siswa sebelum memasuki aktivitas belajar di bulan Ramadan.
Selanjutnya, mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026, kegiatan pembelajaran kembali dilaksanakan secara aktif di sekolah atau satuan pendidikan masing-masing. Namun, pembelajaran selama Ramadan tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata.
Dinas Dikjar Gayo Lues menekankan pentingnya penguatan iman, takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, serta kepedulian sosial dalam proses pendidikan selama bulan Ramadan. Sekolah diharapkan mengisi kegiatan dengan program-program yang membentuk karakter dan kepribadian utama peserta didik.
Bagi peserta didik yang beragama Islam, dianjurkan mengikuti berbagai kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman, serta aktivitas lain yang dapat meningkatkan nilai spiritual dan akhlak mulia.
Sementara itu, peserta didik yang beragama selain Islam juga mendapatkan perhatian yang sama melalui anjuran pelaksanaan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Kebijakan ini disambut positif oleh berbagai pihak karena mencerminkan pendekatan pendidikan yang inklusif, berimbang, dan berorientasi pada pembentukan karakter, sejalan dengan nilai-nilai kebhinekaan dan semangat toleransi.
Melalui surat edaran ini, Dinas Dikjar Kabupaten Gayo Lues berharap satuan pendidikan dapat mengoptimalkan momentum Ramadan sebagai sarana menanamkan nilai moral, spiritual, dan sosial kepada peserta didik, demi mencetak generasi yang beriman, berakhlak, dan berkepribadian unggul.(Amin lingga).
















