
Zoom news Gayo Lues– Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Irmawan, S.Sos, mendesak dilakukannya evaluasi total terhadap sistem keselamatan di ruas Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) menyusul kembali terjadinya kecelakaan yang menelan korban jiwa di jalur tersebut.
Menurut Irmawan, insiden demi insiden yang terus terjadi di Tol Sibanceh tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa. Ia menilai perlu adanya langkah serius dan menyeluruh dari pihak pengelola tol bersama instansi terkait guna memastikan keselamatan para pengguna jalan.
“Kita sangat prihatin atas kembali terjadinya kecelakaan di Tol Sibanceh yang menelan korban. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak. Saya mendesak dilakukan evaluasi total terhadap sistem keselamatan di tol tersebut,” tegas Irmawan.
Ia menyoroti pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek keselamatan, mulai dari kondisi jalan, penerangan, rambu-rambu lalu lintas, pagar pengaman, hingga sistem pengawasan dan respons darurat di sepanjang ruas tol.
Selain itu, Irmawan juga meminta pihak operator jalan tol untuk lebih aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait keselamatan berkendara di jalan bebas hambatan, termasuk batas kecepatan dan kondisi kendaraan sebelum memasuki tol.
Menurutnya, keberadaan jalan tol seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan kekhawatiran akibat seringnya kecelakaan terjadi.
“Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai ada lagi korban berikutnya hanya karena lemahnya pengawasan dan sistem keselamatan yang belum maksimal,” ujarnya.
Ia berharap evaluasi tersebut segera dilakukan secara terbuka dan transparan agar masyarakat mendapatkan kepastian bahwa pemerintah dan pihak terkait benar-benar serius dalam meningkatkan standar keselamatan di Tol Sibanceh.
Peristiwa kecelakaan yang kembali terjadi di Tol Sibanceh sendiri menjadi perhatian luas masyarakat Aceh dan memunculkan desakan agar dilakukan pembenahan menyeluruh demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.(Amin lingga)
















