
Zoom news Gayo Lues – Proses penerimaan murid baru untuk tahun ajaran 2026 di Kabupaten Gayo Lues berlangsung lancar dan tertib. Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Gayo Lues memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjalan sesuai ketentuan tanpa kendala berarti, termasuk di wilayah terpencil yang tersebar di 11 kecamatan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Gayo Lues, Ilyas Efendi, Kamis (3/6/2026), menjelaskan bahwa pelaksanaan penerimaan murid baru telah dimulai di seluruh satuan pendidikan yang ada di daerah tersebut.
Menurutnya, saat ini terdapat sebanyak 86 sekolah tingkat SD dan 43 sekolah tingkat SMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Gayo Lues. Seluruh sekolah tersebut secara aktif melaksanakan proses penerimaan peserta didik baru untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat menjelang tahun ajaran baru.
“Alhamdulillah sampai saat ini proses penerimaan murid baru berjalan dengan baik dan lancar. Belum ada kendala yang berarti, baik di sekolah yang berada di pusat kota maupun yang berada di pelosok desa,” ujar Ilyas Efendi.
Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan penerimaan siswa baru agar berjalan sesuai aturan yang berlaku. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan tanpa adanya praktik yang dapat merugikan masyarakat.
Lebih lanjut, Ilyas menyebutkan bahwa pihaknya kini memperketat pengawasan terhadap penerimaan peserta didik berdasarkan wilayah domisili. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga pemerataan jumlah siswa di setiap sekolah serta memberikan kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat di lingkungan sekitar sekolah.
Sebagai contoh, di Kecamatan Dabun Gelang, siswa yang berdomisili di wilayah tersebut diharapkan dapat bersekolah di sekolah yang berada di lingkungan kecamatannya. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan siswa di sekolah tertentu sekaligus menjaga keberlangsungan sekolah-sekolah yang berada di daerah.
“Kami ingin penerimaan siswa baru berjalan secara adil dan merata. Anak-anak dari suatu kecamatan diutamakan bersekolah di wilayahnya masing-masing sehingga pelayanan pendidikan dapat diberikan secara optimal,” katanya.
Di tengah kondisi Kabupaten Gayo Lues yang belum lama ini dilanda banjir dan sejumlah bencana alam, sektor pendidikan tetap menunjukkan ketahanan yang baik. Aktivitas sekolah dan proses penerimaan murid baru tetap berlangsung sebagaimana mestinya tanpa mengganggu hak anak untuk memperoleh pendidikan.
Ilyas menilai keberhasilan pelaksanaan penerimaan murid baru tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah daerah, pihak sekolah, para guru, serta dukungan masyarakat yang tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.
“Meskipun daerah kita baru saja menghadapi banjir dan bencana alam, proses pendidikan di Negeri Seribu Bukit tetap berjalan sesuai harapan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Kami berharap seluruh tahapan penerimaan murid baru dapat terus berlangsung lancar hingga selesai,” tutupnya.
Dengan kondisi yang kondusif tersebut, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Gayo Lues optimistis pelaksanaan tahun ajaran baru 2026/2027 dapat dimulai sesuai jadwal, sekaligus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Gayo Lues.(Amin lingga)
















