
sumber photo: adc Bupati Gayo Lues
Zoom news Gayo Lues – Bupati Gayo Lues memberikan pembekalan langsung kepada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Pola Kemitraan BPSDM Aceh bersama BKPSDM Gayo Lues Tahun 2026, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Simeulue.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati hadir sebagai narasumber dan memberikan arahan penting kepada para peserta yang tengah menjalani tahapan akhir sebelum resmi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Latsar dilaksanakan di empat titik lokasi, yakni Hotel Arie Noval, Nusa Indah, Tawar Dingin, dan Hotel Grand Marmas.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Latsar merupakan “jembatan terakhir” menuju ASN yang utuh dan berkualitas. Ia menyebut para peserta telah melewati 80 persen perjalanan, dan tinggal menyempurnakan 20 persen lagi untuk menjadi PNS yang sesungguhnya.
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa bertatap muka langsung dengan calon-calon abdi negara kebanggaan masyarakat Gayo Lues dan Simeulue. Kalian sudah lulus 80 persen, tinggal 20 persen lagi untuk menjadi ASN yang berakhlak, profesional, dan siap melayani,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menekankan tiga prinsip utama yang harus dipegang teguh oleh setiap ASN, yaitu tertib administrasi, tertib lapangan, dan tertib keuangan.
Pada aspek tertib administrasi, Bupati mengingatkan bahwa ASN harus bekerja berdasarkan aturan, bukan kebiasaan. Administrasi yang rapi, menurutnya, mencerminkan integritas seorang aparatur. “Kesalahan kecil di atas kertas bisa berdampak besar di kemudian hari. Biasakan teliti, tepat waktu, dan patuh pada prosedur,” tegasnya.
Sementara itu, dalam hal tertib lapangan, Bupati menekankan bahwa tugas ASN tidak hanya berada di balik meja. Ia meminta para CPNS untuk aktif turun ke lapangan, mendengar langsung aspirasi masyarakat, serta tanggap terhadap kebutuhan rakyat.
“Kehadiran ASN harus dirasakan masyarakat, baik di kampung, sekolah, puskesmas, maupun di berbagai sektor kehidupan. Di lapanganlah marwah ASN diuji,” tambahnya.
Adapun terkait tertib keuangan, Bupati mengingatkan bahwa setiap anggaran yang dikelola adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan jujur. Ia menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan keuangan negara.
Menurutnya, ketiga prinsip tersebut memang sederhana untuk diucapkan, namun memerlukan latihan dan kedisiplinan tinggi untuk diterapkan. Oleh karena itu, Latsar menjadi momentum penting untuk membentuk karakter, loyalitas, serta mental birokrasi para CPNS.
“Jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi kejar perubahan sikap. Dari yang biasa menjadi luar biasa, dari 80 persen menjadi 100 persen PNS,” ungkapnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gayo Lues membutuhkan ASN yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral yang kuat, serta mampu bekerja secara tepat dan profesional. Ia berharap para CPNS mampu menjadi wajah baru birokrasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK.
Menutup arahannya, Bupati menyampaikan harapan agar seluruh peserta Latsar dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjaga nama baik daerah.
“Serap ilmu sebanyak-banyaknya, jaga kesehatan, dan jaga nama baik daerah. Insya Allah, kalian akan menjadi ASN yang membanggakan orang tua, masyarakat, dan Negeri Seribu Bukit yang kita cintai,” tutupnya.(Amin lingga).
















