
sumber photo: dokumen pribadi m: kasimsyah wakil ketua PWI.
Zoom news Gayo Lues – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana alam hidrometeorologi di Kecamatan Putri Betung terus dipercepat. Melalui jajaran Kodim 0113/Gayo Lues, Koramil 09/Putri Betung kini memasuki tahap penting pembangunan jembatan gantung baru yang akan menjadi akses vital bagi masyarakat terdampak.
Pada Rabu, 10 Juni 2026, Batituud Koramil 09/Putri Betung, Peltu Khalidin, bersama para Babinsa melakukan koordinasi teknis dengan tenaga ahli las terkait rencana pembuatan 10 unit tiang pylon, yang akan berfungsi sebagai penyangga utama konstruksi jembatan gantung tersebut.
Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Republik Indonesia dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Pelaksanaan proyek strategis tersebut dipercayakan kepada TNI melalui Kodim 0113/Gayo Lues dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat.
Dalam pelaksanaannya nanti, personel Koramil 09/Putri Betung, prajurit Yonif 114/Satria Musara, serta unsur terkait lainnya akan bergotong royong bersama masyarakat setempat untuk mewujudkan jembatan yang kokoh, aman, dan bermanfaat bagi warga.
Peltu Khalidin menegaskan bahwa koordinasi dengan tenaga ahli menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh proses pembuatan tiang pylon berjalan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.
“Kami harus memastikan pembuatan tiang pylon ini benar-benar sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang ditentukan agar konstruksinya kokoh dan tahan lama. Semakin panjang bentang jembatan, maka ukuran tiang pylon yang dibutuhkan juga semakin tinggi demi menjamin keamanan pengguna,” ujarnya.
Keberadaan jembatan gantung baru ini diharapkan mampu mengembalikan akses transportasi masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana. Selain menjadi penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga akan mempermudah aktivitas ekonomi, pertanian, pendidikan, dan sosial masyarakat di Kecamatan Putri Betung.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, proyek ini juga menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan. Semangat gotong royong yang dibangun selama proses pengerjaan diharapkan semakin mempererat hubungan dan rasa saling memiliki demi kemajuan daerah.
Kodim 0113/Gayo Lues berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan penuh agar pembangunan jembatan gantung ini dapat diselesaikan tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi warga yang selama ini mendambakan akses yang lebih aman dan layak.
Pemulihan pascabencana bukan hanya tentang membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga menghidupkan kembali harapan masyarakat. Melalui kerja keras, sinergi, dan semangat kebersamaan, Koramil 09/Putri Betung membuktikan bahwa kehadiran TNI selalu menjadi bagian dari solusi bagi rakyat, terutama di saat-saat yang paling dibutuhkan.
(Amin Lingga / M. Kasimsyah).
















