
Zoom news Gayo Lues – Keberadaan akun palsu di media sosial kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, akun yang mengatasnamakan pejabat daerah dinilai telah meresahkan dan berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Seorang warga Gayo Lues yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatirannya terhadap maraknya akun palsu tersebut. Menurutnya, tindakan itu tidak hanya merugikan individu yang dicatut namanya, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas sosial di daerah.
“Akun palsu musti dibasmi karena sangat mengganggu stabilitas dan bisa memicu terjadinya gesekan di masyarakat. Apalagi jika sampai mengaitkan nama bupati, tentu saja ini sangat tidak etis,” ujarnya.
Ia menilai, penyebaran informasi dari akun yang tidak jelas sumbernya dapat menimbulkan kesalahpahaman, bahkan memecah belah masyarakat jika tidak segera ditangani secara serius. Oleh karena itu, ia berharap pihak berwenang dapat bertindak tegas untuk menelusuri dan menindak pelaku di balik akun-akun tersebut.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan jika menemukan akun mencurigakan.
Fenomena akun palsu yang mencatut nama tokoh publik memang menjadi tantangan tersendiri di era digital saat ini. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk menjaga ruang digital tetap aman, sehat, dan kondusif.(Amin lingga)
















