Sidikalang Dairi Sumut ZoomNews,–
Komando Distrik Militer (Kodim) 0206/Dairi mengingatkan pentingnya kewaspadaan seluruh elemen masyarakat terhadap potensi konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan persatuan bangsa. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Pembinaan Komunikasi (Binkom) Cegah Konflik Sosial Tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa (2/6/2026).
“Mengusung tema “Optimalisasi Peran Masyarakat dan Komponen Bangsa Dalam Mencegah Konflik Sosial di Wilayah Kodim 0206/Dairi”, kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, organisasi masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat dari Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat.
“Ketua Tim Binkom Cegah Konflik Sosial, Letkol Inf Fernando Batubara, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa konflik sosial yang tidak ditangani sejak dini dapat berkembang menjadi persoalan besar yang sulit dikendalikan.
“Bila api konflik itu sejak kecil tidak diredam dan dipadamkan, maka ke depan akan sangat sulit untuk dipadamkan. Terlebih jika sudah menyentuh persoalan fundamental, potensi dampaknya bisa sangat besar bahkan menimbulkan korban jiwa,” ujar Fernando saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan.
“Menurutnya, berbagai konflik yang terjadi di sejumlah daerah maupun negara lain menjadi pelajaran penting bahwa pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian seluruh komponen masyarakat.
“Kegiatan yang dimulai pukul 15.25 WIB tersebut dihadiri Kasdim 0206/Dairi Mayor Inf Jimmy Barus, Kabagops Polres Dairi Kompol Luhut Sihombing, Pabung Kodim 0206/Dairi Mayor Czi M. Tambunan, Pasi Intel Kodim 0206/Dairi Letda Inf R. Ompusunggu, Kabag Konflik Kesbangpol Kabupaten Dairi Khairul Bintang, serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan organisasi kemasyarakatan.
“Dalam sambutan Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat (Asintel Kasad) yang dibacakan oleh Letkol Inf Fernando Batubara, seluruh peserta diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan setiap potensi konflik kepada pihak berwenang sebagai langkah deteksi dini.
“Pencegahan konflik sosial bukan hanya tugas aparat keamanan, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh komponen bangsa agar kehidupan masyarakat tetap aman dan harmonis,” katanya.
“Pada kesempatan tersebut, Kabag Konflik Kesbangpol Kabupaten Dairi, Khairul Bintang, memaparkan berbagai faktor yang dapat memicu konflik sosial, mulai dari kondisi geografis, demografis, perbedaan kepentingan, hingga dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.
“Ia menekankan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat harus dipandang sebagai kekuatan untuk membangun daerah, bukan sebagai sumber perpecahan.
“Perbedaan adalah kekuatan. Dengan saling menghargai dan membangun komunikasi yang baik, potensi konflik dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” ujarnya.
“Sementara itu, Kabagops Polres Dairi Kompol Luhut Sihombing menjelaskan aspek hukum dalam penanganan konflik sosial. Ia mengingatkan bahwa berbagai persoalan yang tampak sederhana dapat berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat apabila tidak segera diselesaikan.
“Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Polri berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama berperan aktif dalam mencegah konflik sosial sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” katanya.
“Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E., M.I.P., melalui Kasdim Mayor Inf Jimmy Barus mengatakan bahwa kegiatan Binkom Cegah Konflik Sosial merupakan bagian dari program TNI Angkatan Darat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pencegahan dan deteksi dini konflik sosial.
“Menurutnya, kondisi global yang semakin dinamis menuntut masyarakat untuk memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta kemampuan menyaring berbagai informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran bersama bahwa menjaga keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Dengan komunikasi yang baik dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, potensi konflik dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.
“Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan para peserta dari berbagai latar belakang. Forum tersebut menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan persatuan di wilayah Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat.
“Kegiatan Pembinaan Komunikasi Cegah Konflik Sosial Tahun 2026 berakhir pada pukul 18.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Kodim 0206/Dairi berharap terbangun kesadaran kolektif bahwa mencegah konflik sosial harus dimulai dari langkah-langkah kecil, sebelum persoalan berkembang menjadi ancaman yang lebih besar bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Add; (Prajurit Pena) Publisher; Naik Bangun
















