Tanah Pinem, Dairi Sumut ZoomNews
Identitas sosok mayat laki-laki yang ditemukan di Sungai Lau Gunung, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, telah teridentifikasi.
”Hal itu dibenarkan Kapolsek Tanah Pinem, AKP Sumitro P. Manurung, via telepon ketika dikonfirmasi MISTAR, Selasa (24/3/2026).
”Saat ini mayat sedang di RSU Salak, Pakpak Bharat, untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya, setelah otopsi nanti, diserahkan kepada keluarganya di Lau Sireme, Tigalingga,” ujar Sumitro.
”Dijelaskan Sumitro, identitas mayat sesuai KTP bernama Naman Petrus Brasa (NPB). Rencana otopsi didampingi inisial VIB, istri NPB, dan BS, paman NPB.
”VIB selaku istri NPB mengaku ciri-ciri mayat tersebut adalah suaminya berdasarkan warna pakaian yang dikenakan NPB saat ditemukan di Sungai Lau Gunung,” ucap Sumitro, sambil membenarkan mayat akan diotopsi sore ini, Selasa (24/3/2026).
”Terpisah, Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahri Ramadan, ketika dikonfirmasi MISTAR mengaku bahwa sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (18/3/2026), Satres Narkoba Polres Dairi dibantu personel Polsek Tigalingga dan Tanah Pinem melakukan penggerebekan terhadap warung pinggiran Sungai Lau Gunung yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba, tepatnya di Dusun Lau Gunung, Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem.
”Disampaikan Syahri, pasca penggerebekan berlangsung, diduga sejumlah orang yang berada di warung tersebut kocar-kacir melarikan diri. Bahkan, dikabarkan ada yang melompat ke sungai.
”Petugas menemukan barang bukti sabu kurang lebih 7 gram dan kaca pireks yang baru digunakan.
”Tidak ada orang yang diamankan. Barang bukti yang ditemukan setelah pengembangan kurang lebih 7 gram kotor. Para tersangka lari dan melompat ke sungai. Pemilik warung sedang dalam penyelidikan. Barang bukti diperkirakan kurang lebih 7 gram ditemukan di lokasi tanpa pemilik,” kata Syahri.
”Sebelumnya diberitakan MISTAR, sosok mayat laki-laki ditemukan di Sungai Lau Gunung, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi.
”Kapolsek Tanah Pinem, AKP Sumitro P. Manurung, bersama jajarannya langsung melakukan evakuasi mayat dari sungai.
Sumitro membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi MISTAR, Senin (23/3/2026).
“Baru malam ini mayat bisa dievakuasi. Kami dari sore tadi melakukan upaya evakuasi. Ini mayat mau dibawa ke RSUD Sidikalang, apakah nanti dilakukan otopsi, melihat nanti,” kata Sumitro via telepon.
”Diakuinya, informasi penemuan mayat diterima sekitar pukul 16.30 WIB, Senin (23/3/2026). Kemudian, mayat berhasil dievakuasi hingga malam hari.
Ini sedang dalam perjalanan ke RSUD Sidikalang. Kondisi mayat tidak utuh lagi, bagian wajah dan kepala terlihat hancur. Kemungkinan akan dilakukan otopsi,” kata Sumitro.
#kashumpolresdairi
#polresdairi
Wakapolres Dairi.
#kapolresdairi.
Add; (hm27).
Publisher; N.Bangun
















