DAIRI Sumut ZoomNews
Krisis air bersih yang dikeluhkan warga dalam beberapa hari terakhir mendorong digelarnya rapat darurat di Kantor Desa Sumbul Tengah, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Selasa (3/3/2026). Rapat tersebut dihadiri Babinsa Koramil 04/Tigalingga jajaran Kodim 0206/Dairi Serda Hairil Amri, Kepala Desa Sumbul Tengah Sahma Pasaribu, tokoh masyarakat Manusul Simbolon, serta para kepala dusun. Pertemuan ini menjadi langkah awal mencari solusi atas sering terhentinya distribusi air bersih sepanjang awal Maret 2026.
“Dalam forum koordinasi tersebut, perangkat desa memaparkan bahwa gangguan air bersih terjadi hampir setiap hari dengan durasi yang tidak menentu. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga warga, mulai dari kebutuhan memasak, mandi, hingga mencuci. Keluhan masyarakat pun semakin intens, sehingga pemerintah desa bersama Babinsa sepakat melakukan penanganan cepat dan terukur.
“Serda Hairil Amri menegaskan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan. Ia menyampaikan bahwa permasalahan air bersih tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Dugaan sementara, gangguan tersebut dipicu oleh infrastruktur jaringan pipa yang mulai mengalami kerusakan, ditambah faktor perubahan cuaca yang memengaruhi debit sumber mata air.
“Kepala Desa Sumbul Tengah, Sahma Pasaribu, dalam rapat itu menyampaikan bahwa pemerintah desa akan memprioritaskan perbaikan sistem distribusi air. Usai rapat, Babinsa dan perangkat desa langsung melakukan survei ke sumber mata air, bak penampungan, serta jaringan pipa untuk mendeteksi titik kerusakan. Selain itu, dilakukan pembersihan sumber mata air yang tersumbat dan perbaikan saluran irigasi guna memperlancar aliran air ke permukiman warga.
“Terpisah, Danramil 04/Tigalingga Kapten Inf Binton Sinaga menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah cepat yang diambil pemerintah desa. Ia berharap sinergi antara Babinsa, perangkat desa, dan tokoh masyarakat dapat mempercepat normalisasi distribusi air bersih di Desa Sumbul Tengah. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan kebutuhan air warga segera terpenuhi dan persoalan serupa dapat dicegah di masa mendatang.
Add; (Prajurit Pena)
N,Bangun
















